Bismillahirrahmaanirrahiim…
this wright in future will be a witness for my next story.
mudharat dan nikmat semata-mata datangnya dari Allah dan everything is surely happens for a reason, semua pasti ada hikmah di dalamnya. Entah rahasia apa yg disimpan oleh Allah, tapi yg jelas, Allah maha mengetahui sedangkan hambanya tiada mengetahui.
suatu bencana yg ditimpakan, bisa karna ada hikmah yg menanti di depan sana yg sekarang belum kita lihat dan pahami… atau karna suatu karma alam yg berbicara pada insan manusia. Wallahu Alam..
seorang anak yg mengecewakan kedua orang tua dan saudara2 nya, menghancurkan semua impian2 mereka dalam keping2 yg akan jadi sejarah tak terubahkan hanya dengan kata maaf dari seorang anak. Air mata orang tua begitu pedihnya mengalir dalam penyesalan dan pertanyaan, mengapa anakku sampai sebegitu tega mngambil jalan tanpa mempertimbangkan perjuangan orang tuanya sedari kecil menyekolahkan hingga menjadikan dia sebagai kebanggaan keluarga sebagai anggota polisi dengan pangkat Bripda pada tahun 2001?
mereka mendambakannya akan berdamping hidup dengan jalan yang di ridhai Allah dan di restui seluruh keluarga. namun apa jadinya ketika harapan dan mimpi itu tiba2 disemayamkan dalam kuburan penyesalan yang tak kunjung dimengerti oleh orang tua ini? inikah penyebab akan adanya hikmah? atau adalah karma dari dosa yang orang tua tidak sadari dimasa lalunya?
Allah maha tahu dan manusia tidak mengetahui. suatu saat akan terjawab Insya Allah.
huh……kini beban yang aku rasakan semakin membuntutiku dalam ketergesa-gesaan. impian pernikahan anak yang membanggakan mereka yang dulunya kepada kakak, kini beralih kepadaku.
‘andaikan kamu laki-laki, akan aku nikahkan kamu dengan siapapun yang ibu pilihkan untuk mengobati kekecewaan ini’ geliat kekecewaan yang terungkap spontan dari mulut seorang ibu. aku hanya bisa terdiam lalu berfiiikir….
Ya Allah, andaikan menikah dan mempersembahkan seorang cucu bagi orang tuaku adalah pengabdian terakhirku di dunia, maka akan kukorbankan waktu yg tersisa ini seperti apa yg mereka mau.
setiap doaku adalah pengharapan akan seorang suami yang membanggakan orang tuaku. setiap sujudku adalah harapan orang itu akan Engkau datangkan ke hadapanku sesegara mungkin. setiap tahajjudku khusus kudekatkan diriku dan Engkau mengharapkan keridhaanMu. aku takut mati sebelum menjadikan impian mereka nyata. aku takut…
ya Allah… pertanyaan yang sering kudengungkan sendiri ‘dimana orang ini?’ ‘where is this guy?’
datangkan ia ke hadapanku..buka hati kami…pertemukan kami dalam ikatan pernikahan…ingiiin rasanya seolah memegang lengannya seolah ia patung, lalu mengangkatnya tepat di depanku dan berkata ‘marry me…’.
tapi hidup tidaklah semudah itu. segencar doa yang kualamatkan kepada Allah, dan rencana2 yg masih kabur, akan pada akhirnya menjadi keputusanNya. Allah maha mengetahui dan makhlukNya tidak mengetahui.
uhh….. didalam musibah ini, justru aku berterima kasih telah berada di tempatku sekarang. i cant imagine how easy dalam pemikiranku dalam memandang situasi seperti itu, bahwa semua akan diterima baik2 saja oleh orang tuaku. ternyata semua sangat parah.
personally, im not wishing too much for this age, but my Mom, My Dad, im wishing so much for them. coba kita lihat penggambaran jodohnya wiwin….
mmm…prioritasnya sih pengennya tentara pangkatnya Serda. pengen jadi ibu persit yang shalehah, yang smart, yang aktif di dunia karir, yang membahagiakan suami lahir batin. suaminya juga cowok yang shaleh, bijaksana, minimal SMA pendidikannya, dan baik sama keluarga. tapi klo gak ada ya gak papalah…, apa aja hehe…. cuman klo liat cowok pake loreng, rasanya ‘i gotta get one of them!’ or ‘i cant marry except with one of them’
ckk…ckk… Allah bless u wiwin…. Semoga Allah membukakan pintu jodoh di usiaku yang ke 25 ini.
segala puji bagi Allah yang menempatkan hambaNya ini ke tempat yang sekarang. ketika itu dalam satu waktu petunjuk yang sangat halus mendekati jiwa yang dekat tapi jauh dariMu. jiwa yang masih mengejar ketidakjelasan. seolah secara halus membangunkan diri pelan namun Insya Allah pasti bahwa Allah SWT masih menyayangi hambaNya ini sehingga terlindung dari kemudharatan dunia.